Selasa, 03 November 2009

Torehan tinta seorang OB (baca: Pria Kantoran)

Pulang kuliah, seperti biasa saya langsung melakukan direct approach to my Personal Computer. Langsung saya colok modem, yang baru saya beli kurang dari satu bulan ini (baca: terpaksa beli karena koneksi gratisan kampus tetangga sudah diproteksi :D). Saya mulai menjelajah seluk beluk dunia maya dan mengupdate beberapa account situs jejaring dan blog.

Tiba-tiba sebuah pesan datang dari seorang blogger yang kebetulan berkunjung di blog saya, entah karena memang ingin membaca postingan saya atau hanya sekedar singgah, saya tidak terlalu memikirkannya. Namun pesannya membuat saya tertarik untuk membuka blognya dan membaca lembar demi lembar kisah hidupnya. Menarik! Entah kata apa yang paling cocok untuk mengekspresikan kekaguman saya. Saya baru saja menemukan seorang blogger unik yang memiliki kisah hidup yang terlalu menarik untuk tidak diceritakan. Cepi Nadir Harsono seorang kartunis yang berusaha memandang hidup dengan cara yang lain. Torehan-torehan tintanya yang penuh dengan makna, yang terkadang terlihat sangat konyol namun cerdas. Cerdas karena makna-makna yang terkandung dalam setiap kartunnya tidak hanya dapat dinikmati secara harafiah namun juga menyinggung banyak perkara-perkara sosial yang ada di sekitar kita. Saya terkejut ketika mengetahui bahwa cepi ternyata seorang OB (Pria kantoran), seorang yang tiap hari kerjaannya di dapur (studio kartun).

Saya kagum dengan bagaimana cara dia mengajak orang-orang untuk digambar sebagai obyek kartunnya. Bukan kartun biasa tentunya, kartun ini khusus dibuat untuk menyambut hari sumpah pemuda. Sumpah pemuda genk!! Cepi ternyata sangat concern dengan pemuda-pemuda Indonesia di masa-masa sekarang ini, masa-masa dimana krisis nasionalisme mulai melanda para pemuda-pemuda Indonesia. Dia ingin membuktikan bahwa anak muda Indonesia itu juga kreatif, dan sekaligus dengan karikaturnya ini, dia ingin mengajak seluruh pemuda Indonesia bersatu. Poster kartun yang berisi 34 orang dari berbagai ras, suku dan agama di Indonesia memegang spanduk bertuliskan,”Semua orang cinta persatuan!! Satu Tanah Air… Satu Nusa… Satu Bangsa… Indonesia” inipun terpampang di depan Gedung Joeang 45 Lapangan Banteng. Terima kasih Cepi, sudah mengikutsertakan gambar saya, hahaha :D. Mari berkarya buat Indonesia tercinta Genk!!


3 komentar:

Cepi Nadir Harsono mengatakan...

makasih buat tulisannya Genk!! itu bererti banget buat gw.. :)

Joseph Rimmero DeFlamourie mengatakan...

sama2 genk, gw tunggu kartun berikutnya...

Si Wiwid mengatakan...

widih...

tulisannya keren... ^o^